Tampilkan postingan dengan label vrisaba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vrisaba. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

CATATAN PERGANTIAN TAHUN 2011 KE 2012

togetherness in pangandaran beach

Perlu kiranya kita membuka mata, bahwa sistem kalender Masehi sebagaimana kalender Hijriyah, semua sama-sama didasarkan pada pergerakan benda-benda di angkasa, suatu pergerakan yang telah diatur oleh Tuhan Robbul Alamin. Apabila sistem kalender Hijriyah mengacu pada pergerakan Bumi dan Bulan terhadap Matahari, maka sistem kalender Masehi mengacu pada pergerakan Bumi saja terhadap Matahari.

Pergantian tahun kemarin sesungguhnya bisa memicu hikmah kepada kita tentang kekuasaanNya menciptakan daya tarik-menarik menakjubkan antar benda-benda yang dikenal dengan gaya gravitasi, yang sampai saat ini belum dimengerti eksistensinya oleh keilmuan kontemporer. Ilmuan hanya bisa merumuskan akibat dari gaya grafitasi itu, namun belum menemukan sebabnya. Benda-benda berjarak di bawah milimeter hingga lebih dari trilyunan meter, semua Tuhan perhitungkan daya tarik-menariknya melalui media yang belum dapat ditemukan oleh semua fisikawan jenius yang pernah ada.

Mmmh.... itu hanya segelintir catatan ilmuwan...... but aku disini tidak ingin membahas tentang itu bro n sis... disini aku ingin menshare catatan kecil perjalanan yang luar biasa...

Perjalanan pertama sebelum tahun baru berganti kunjungan ke kota tua Jakarta, dimana museum-museum berdiri... sayang pada tutup euy..... padahal hari senin gitu lho..... sehabis natal atau 26 desember 2011. That’s terribel day.... jadi waktu dihabiskan dengan photo shoot and makan-makan...hehe...

Selanjutnya menjadi penonton acara bukan 4 mata di transcorp studio..... ya gitu deh..... not so bad but not compi much euy.....

Acara yang paling ditunggu adalah tend camp/ camping at sukabumi also rafting  are the great moment that never ending memories... banyak moment yang luar biasa tuk diabadikan lewat gambar. Beberapa hari kemudian diakhiri dengan perjalanan ke pangandaran ciamis jawa barat.. here are some nice photo shoot ... cek it dot.....



art of rumah tua
museum of rumah tua
photo shoot at rumah tua
sunrise at pangandaran
prepare for rafting
a place for camping n rafting
fisherman in the morning of pangandaran


night of fire shoot

Selasa, 18 Oktober 2011

BELAJAR DARI PENGALAMAN

       Ketika pengumuman lomba menulis bloger dikirim, tersentak hati penulis deg-degan, apakah penulis termasuk salah satu kategori kontestan yang masuk pinalis? atau tergeser?..... semua jawaban itu kini terbukti bahwa penulis akhirnya tersingkir dari pinalis lomba menulis di blog.
  
      Melihat tulisan para pinalis ternyata tulisannya lucu-lucu sehingga memikat para juri untuk memasang tulisan mereka di media dan sebagai alternatif pilihan yang nantinya akan dipilih lagi untuk dinobatkan sebagai juara pertama. Memang sungguh mengesalkan bila tidak masuk pinalis. Namun belajar dari itu bahwa menulis sesuatu itu tidak harus serius dan kaku, namun bisa dipadukan dengan cerita yang menarik yang bisa memikat hati pemirsa...

Berkaca dari itu maka penulis berusaha untuk lebih baik lagi di perlombaan berikutnya.... hahhaii....

#catatan kekalahan#
 

Senin, 15 Agustus 2011

17 Agustus vs 17 Ramadhan (Nuzulul Qur'an)

17 Agustus & 17 Ramadhan
Sang saka merah putih (Dwi Warna)
      Melihat sejarah perjuangan Bangsa Indonesia sebelum merdeka, kata bapak saya bahwa Indonesia dijajah oleh Bangsa Belanda dan Jepang kurang lebih 350 tahun dan 3.5 tahun. Para pahlawan bangsa (Tokoh agama, tentara, masyarakat, pemimpin, presiden, dll) berjuang keras mempertaruhkan jiwa dan raga melawan kaum penjajah untuk memerdekakan dan membangun jati diri bangsa yang lebih baik.
  
  Presiden Soekarno pernah mengatakan bahwa Indonesia merdeka bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan, dimana waktu itu Alquran kitab suci umat Islam diturunkan. Merupakan suatu anugrah yang sangat besar bagi Bangsa Indonesia waktu itu karena di bulan suci Ramadhan, Bangsa Indonesia mempunya sebuah negera yaitu wilayah NKRI. Sejak Indonesia merdeka dikenal dengan berbagai suku, bangsa, agama yang tersebar dari sabang sampai merauke. Namun hingga kini penulis belum pernah menjelajahi daerah sabang hingga merauke... 
           
        Sebenarnya kita patut merasa bangga dengan Indonesa yang telah diperjuangan dan menjadi negara yang berdaulat penuh untuk mengurusi rumah tangga sendiri, tidak seperti negara lain yang masih berstatus koloni karena pemberian dari negara penjajah. Namun dewasa ini pengelola negera yang kurang simpatik terhadap rakyatnya sendiri membuat sebagian bahkan mungkin mayoritas rakyat muak dengan mereka yang hanya menikmati pasilitas negara tanpa memperdulikan nasib masyarakat itu sendiri.
         
        Di Bulan suci Ramadhan ini (432 H) dipertemukan dengan 17 Agustus 2011 menjadi suatu ingatan tersendiri ke masa lalu. Untuk itu buat bangsa Indonesia...... Majulah Majulah Indonesia....
seperti lagu yang dibawakan Alrm.Cryse:


Aku Bahagia Hidup Sejahtera Di Khatulistiwa
Alam Berseri-Seri Bunga Beraneka
Mahligai Rama-rama Bertajuk Cahya Jingga
Surya Di Cakrawala

S'lalu Berseri Alam Indah Permai Di Khatulistiwa
Persada Senyum Tawa, Hawa Sejuk Nyaman
Wajah Pagi Rupawan Burung Berkicau Ria
Bermandi Embun Surga

Reff;
Syukur Ke Hadirat Yang Maha Pencipta
Atas Anugerah-Nya Tanah Nirmala
Bersuka Cita, Insan Di Persada Yang Aman Sentosa
Damai Makmur Merdeka Di Setiap Masa
Bersyukurlah Kita Semua
( Bersatulah Kita Semua)

S'lalu Berseri, Alam Indah Permai Di Indonesia
Negeri Tali Jiwa Hawa Sejuk Nyaman
Wajah Pagi Rupawan Burung Berkicau Ria
Bermandi Embun Surga

Monumen Kesaktian Pancasila-Lubang buaya. Jakarta, 8 Arpil 2011